Pelatih Gas Pro DMF mengaku bangga dengan semangat anak asuhnya meski harus puas di posisi kedua.
“Pemain menunjukkan daya juang luar biasa. Kekalahan ini bukan akhir, tapi motivasi untuk bangkit,” ujarnya.
Sementara itu, Saipul, mewakili manajer utama Muslim yang sedang umroh, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh supporter.
“Kemenangan ini adalah sejarah baru bagi tim kami yang baru terbentuk. Semoga ke depan Twenty Four bisa menorehkan lebih banyak prestasi,” ucapnya.
Selain Twenty Four sebagai juara, penghargaan individu juga diberikan : Haikal (GTK Reborn Tankian) sebagai pemain terbaik, Asrin “Pedro” (NK United) sebagai top skor, Rikbal Arifat (Twenty Four) sebagai penjaga gawang terbaik, dan Ikbal Dewantara (Gas Pro) sebagai manajer terbaik.
Turnamen Matindok Cup II 2025 pun resmi berakhir dengan catatan manis, memperlihatkan semangat sportivitas, rivalitas sehat, dan lahirnya bintang-bintang baru sepak bola Banggai.
