Wakil Ketua BPD Desa Air Panas, Handri Zugeng Wijoyo, menyampaikan apresiasinya secara terbuka.
Ia menilai aksi cepat koperasi tambang dari Kayuboko sebagai satu-satunya bantuan yang benar-benar hadir di tengah krisis.
“Banyak yang datang ke sini cuma ambil foto. Tapi yang benar-benar bantu kami, hanya koperasi tambang dari Kayuboko. Itu kenyataan di lapangan,” kata Handri yang dikutip dari Indigo.
Menurut Handri, kehadiran alat berat yang dikerahkan koperasi sangat membantu proses penanggulangan bencana.
Warga dapat kembali mengakses jalur vital antardesa, dan debit air yang sebelumnya menggenangi pemukiman kini mulai surut.
Langkah konkret yang dilakukan koperasi ini mencerminkan peran baru pertambangan rakyat. Bukan semata menambang mineral, tapi juga menambatkan solidaritas sosial dan kesadaran lingkungan dalam setiap tindakan.
Tanpa anggaran pemerintah, tanpa konferensi pers, mereka hadir dalam bentuk paling nyata: tenaga, alat, dan gotong royong.
Meskipun operasi penambangan mereka belum sepenuhnya berjalan karena masih dalam tahap awal, semangat yang ditunjukkan koperasi ini menjadi penegas bahwa pertambangan rakyat bisa menjadi mitra pembangunan desa.
