Karena sesungguhnya, keadilan yang terlambat akan selalu meninggalkan luka yang lebih dalam bagi keluarga korban. Semakin lama sebuah perkara belum terungkap, semakin besar pula ruang bagi munculnya berbagai spekulasi yang justru dapat mengganggu kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Di usia Bhayangkara yang ke-80, tema besar tentang pengabdian kepada masyarakat akan semakin bermakna apabila diiringi keberhasilan menghadirkan kepastian hukum bagi masyarakat yang masih menunggu keadilan.
Mengungkap kasus pembunuhan Caca bukan sekadar menyelesaikan satu berkas perkara. Lebih dari itu, ini adalah tentang mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa tidak ada kejahatan yang dibiarkan tanpa pertanggungjawaban dan bahwa setiap korban berhak memperoleh keadilan.
Semoga HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya dikenang sebagai perayaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum lahirnya komitmen baru untuk menuntaskan kasus-kasus yang masih menjadi pekerjaan rumah, termasuk perkara pembunuhan Caca di Poso.
Sebab, bagi keluarga korban, hadiah terbaik bukanlah seremoni, melainkan terungkapnya pelaku dan hadirnya keadilan yang telah mereka nantikan hampir dua tahun lamanya.
