“Saat ini kami belum tahu secara pasti, soalnya disini mati lampu. Kami hanya menggunakan senter saja untuk evakuasi warga,” katanya yang dihubungi di Palu.
Namun berdasarkan informasi warga, kata Sukarman, dua rumah warganya dikabarkan hanyut terbawa banjir yang membawa material lumpur dan kayu gelondongan dari arah gunung.
Hingga saat ini, lanjut Sukarman, semua warganya yang berlokasi di dusun III desa Namo sudah meninggalkan rumah mereka dan diarahkan untuk mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.
