Namun, penggunaan pondasi langsung membuat bagian oprit dan abutment terkikis air. Akibatnya, struktur tak mampu menahan beban dan amblas.
Tim perencanaan dari BPJN Sulteng akan segera turun ke lokasi untuk menyusun desain teknik (DED) baru dengan sistem pondasi dalam.
Baca Juga : KPBU Jalan Nasional Sulawesi Tengah | BPJN Gandeng IMIP Perbaiki Jalur Trans Sulawesi lewat Skema TJSLP
Langkah ini dilakukan agar struktur jembatan lebih tahan terhadap gerusan dan perubahan kondisi tanah.
Gerak cepat BPJN Sulteng ini menegaskan pentingnya mitigasi infrastruktur yang adaptif di wilayah rawan bencana.
