TRILOGI, PALU – Satu lagi proyek bermasalah yang ditangani pihak Balai Jalan Nasional melalui Satuan Kerja (Satker) SKPD-TP Dinas Pemukimanan dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Provinsi Sulteng untuk Tahun Anggaran (TA) 2018 senilai Rp15 Miliar.
Proyek tersebut, yakni penggantian jembatan Torate Cs yang dikerjakan oleh PT Mitra Aiyangga Nusantara, dengan nilai harga penawaran sebesar Rp14,9 miliar. Penggantian jembatan tersebut berlokasi di ruas jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Donggala.
- BUPATI SIGI DIDUGA LANGGAR DUA PASAL SEKALIGUS
- PENYIDIK TIPIDKOR KLARIFIKASI ANWAR HAFID PEKAN DEPAN
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp14,9 itu, sempat dikerjakan oleh kontraktor pelaksana, dan kini proyek tersebut kritis dan terancam terbengkalai akibat ditinggal begitu saja oleh pihak kontraktor. Sejumlah masyarakat yang tinggal berdekatan dilokasi proyek tersebut menginformasikan pekerjaan proyek itu terhenti cukup lama, akibatnya jalur lalulintas terganggu.
“Sudah lama cuman begini terus kondisinya pak sampai sekarang. Belum ada pekerjaan lanjutan pada proyek jembatan itu. Menurut informasi itu katanya kontraktornya sudah kabur,” kata salah seorang warga yang bersedia memberikan informasi kepada Trilogi.co.id belum lama ini.
Proyek penggantian jembatan Torate CS diperkirakan tidak akan selesai tepat waktu sesuai masa kontrak Proyek. Pantauan Trilogi.co.id, belum lama ini, proyek yang menjadi tanggung jawab Pejabat Pembuat Komitmen (PPK-S02) Koridor ruas jalan Tompe-Dalam Kota-Surumana (Batasa Sulbar), Alirman M Nubi itu sama sekali tidak ada aktivitas dan sepi dari pekerjaan. Meskipun masa berakhir kontrak pekerjaanya akan berakhir pada Oktober 2018.
