TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

DITENGAH PANDEMI COVID-19, PAKET RR-02 di SIGI TETAP BERJALAN

Baca Juga : TAKLUKAN LERENG KEBUN KOPI

Pekerjaan rehab rekon RR-02 jalan non nasional yan dilaksanakan diwilayah Kabupaten Sigi antara lain sebanyak 4 ruas jalan yakni Palupi – Simoro, Kalukubula – Kalawara, Biromaru – Palolo dan Akses Huntap, dengan total panjang mencapai 32,74 kilometer. Pada masa pandemi COVID-19, pekerjaan fisik di lapangan tetap berjalan dengan protokol ketat sesuai arahan dalam Instruksi Menteri  PUPR Nomor 02 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. 

Paket rehabilitasi dan rekontruksi jalan pascabencana untuk peningkatan kemantapan ruas jalan non nasional di Sigi tersebar dibeberapa kecamatan dengan total panjang 32,74 kilometer. Proyek RR-02 ini dikerjakan oleh  kontraktor pelaksana PT. Wasco – Sarana (KSO) dengan masa pelaksanaa selama 390 hari kelender.

Dengan meliputi pekerjaan Palupi – Bangga sepanjang 19,50 kilometer dengan penanganan Major Rehabilitation, Bangga – Simoro sepanjang 2,81 kilometer dengan penanganan Major Rehabilitation, Kalukubula – Kalawara sepanjang  0,98 kilometer dengan penanganan Recontruktion, Biromaru – Palolo sepanjang 5,40 kilometer dengan penanganan Recontruktion, Jalan akses Huntap sepanjang 3,98 kilometer dengan penanganan Recontruktio, dan Jembatan Akses Huntap sepanjang 0,07 kilometer dengan penanganan Recontruktion.

Menghadapi kondisi saat ini yang mengharuskan para pekerja untuk Work From Home (WFH) akan tetapi pekerjaan dilapangan tetap berjalan mengikuti intruksi Menteri PUPR tentang protocol pencegahan penyebaran Corona Virus  Disease 2019 (COVID-19) dalam penyelenggaran jasa kontruksi sehingga tidk menghambat proses pekerjaan dilapangan.

Pasca Bencana alam yang yang terjadi 28 september 2018 silam mengakibatkan sarana infrastruktur jalan Nasional maupun non nasional mengalami kerusakan parah. Dalam hal itu, BPJN XIV Palu sedang melaksanakan pekerjaan Rehabilitasi dan Rekontruksi pada bagian jalan yang terdampak bencana yang dibiayai oleh Bank Dunia atau World Bank.

Halaman Selanjutnya :Penulis : Wahyudi – Koran Trilogi
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.