Baca Juga : Relawan Gerakan Akar Rumput Rusdy Mastura Bangun 1000 Posko Rakyat, Lawan Politik Uang di Pilkada Sulteng !
Mereka menantang Cudy – Agusto untuk berdiskusi tentang bagaimana pasangan tersebut akan melibatkan generasi muda dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Disebut muda bukan hanya karena usia, tapi juga karena cara berpikirnya. Kalau berpikirnya inklusif dan proaktif, berarti muda. Banyak yang mengaku muda tapi konservatif, tidak mau menerima ide baru,” ujar Angga, seorang mahasiswa Palu, saat menyampaikan pandangannya di acara tersebut.
Cudy merespons tantangan tersebut dengan mengajak anak muda untuk berani berpikir dan bertindak revolusioner.
Menurutnya, perubahan besar dalam sejarah Indonesia dimulai dari pemuda yang memiliki tekad kuat dan inovasi yang berani.
Baca Juga : Rusdy Mastura Gaet Jenderal di Pilgub Sulteng 2024
“Sejarah negeri ini merdeka karena motor anak muda. Lihatlah pergerakan 1908, Sumpah Pemuda 1928, hingga proklamasi 1945 yang didesak oleh anak muda. Jadi, anak muda itu harus menjadi agen perubahan,” tegas Cudy di hadapan para peserta.
Strategi Kampanye Banteng Lembah
Menyikapi tantangan dari generasi muda, Cudy – Agusto menjelaskan bahwa mereka telah menyiapkan program-program kampanye yang akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk milenial.
Nomor urut 3 yang mereka dapatkan menjadi simbol keberuntungan dan semangat baru untuk memenangkan hati masyarakat Sulawesi Tengah.
