◦ Kelapa: Produksi kelapa yang melimpah membuka peluang dalam industri pengolahan kelapa terpadu.
- Sektor Kelautan dan Perikanan:
◦ Hasil Laut: Potensi perikanan tangkap dan budidaya di Parimo sangat besar, dengan berbagai jenis ikan, udang, dan biota laut lainnya.
◦ Teluk Tomini: Keberadaan Teluk Tomini sebagai bagian dari segitiga terumbu karang dunia memberikan potensi pariwisata bahari yang menjanjikan.
Akar Permasalahan Kemiskinan di Parimo
- Struktur Agraria yang Tidak Adil:
◦ Kepemilikan Lahan: Distribusi kepemilikan lahan yang timpang, di mana sebagian besar lahan dikuasai oleh segelintir pemilik modal besar, sementara petani kecil hanya memiliki lahan sempit atau bahkan menjadi buruh tani.
◦ Akses Terbatas: Petani kecil kesulitan mengakses modal, teknologi, dan informasi pasar, sehingga produktivitas dan pendapatan mereka rendah.
- Tata Niaga yang Merugikan Petani:
◦ Rantai Pasok: Rantai pasok yang panjang dan dikuasai oleh tengkulak menyebabkan harga jual hasil pertanian di tingkat petani sangat rendah.
◦ Ketergantungan: Petani seringkali terjerat dalam sistem ijon atau utang kepada tengkulak, yang semakin memperburuk posisi mereka.
- Infrastruktur yang Belum Memadai:
◦ Jalan dan Jembatan: Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang buruk menghambat distribusi hasil pertanian dan akses ke pasar.
◦ Irigasi: Sistem irigasi yang belum optimal menyebabkan produktivitas pertanian tidak maksimal.
- Keterbatasan Akses Pendidikan dan Kesehatan:
◦ Pendidikan: Tingkat pendidikan yang rendah membatasi kemampuan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan mencari pekerjaan yang lebih baik.
◦ Kesehatan: Akses terbatas ke layanan kesehatan yang berkualitas menyebabkan produktivitas kerja menurun dan meningkatkan risiko kemiskinan.
- Kurangnya Diversifikasi Ekonomi:
◦ Ketergantungan: Ekonomi Parimo masih sangat bergantung pada sektor pertanian dan perikanan, sehingga rentan terhadap fluktuasi harga komoditas.
