Pariwisata merupakan salah satu prioritas Pembangunan Nasional dalam bidang ekonomi, salah satu bentuk optimasinya adalah dengan membentuk desa wisata.
Baru-baru ini dusun Ramang-ramang yang berlokasi di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Sulawesi Selatan, mendapat kunjungan dari Menparekraf, sandiaga Salahuddin Uno dalam rangka perjalanan mempromosikan desa wisata pada program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.
Ramang-ramang ditetapkan sebagai desa wisata karena dinilai memiliki Objek gugusan karst atau pegunungan kapur terluas kedua setelah Negara China. Di seluruh dunia hanya ada tiga lokasi yang memiliki bentangan karst yang cukup luas, ya tentu salah satunya di Maros ini. Dua lainnya berada di China Selatan dan Vietnam.

Untuk mengembangkan daerah tersebut menjadi desa wisata, diperlukan suatu strategi yang tepat berdasarkan potensi sumberdaya yang dimiliki. Dusun Ramang-Ramang berjarak 40 km dari Kota Makassar dan kurang lebih 10 km dari Maros.
Berdasarkan informasi itu juga bahwa pihak Komite Nasional Indonesia (KNI) untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia.
