Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Tambang Nikel Kepung Bualemo | JATAM SULTENG Bongkar 10 IUP, Konsesi Masuk Kawasan Hutan !

BANGGAI – Peta IUP Nikel Bualemo Banggai tak hanya berisi konsesi pertambangan.

Di balik 10 izin usaha pertambangan (IUP) nikel yang tercatat di Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, terdapat ruang pangan, sumber air hingga kawasan hutan yang menjadi perhatian Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulawesi Tengah.

Koordinator JATAM Sulteng, Moh. Taufik, mengatakan sedikitnya terdapat 10 IUP nikel yang telah diterbitkan di Kecamatan Bualemo hingga Juni 2026.

BACA JUGA : Akal-Akalan “Mulut Tambang” | Anwar Hafid Bongkar Skema Izin Usaha Industri yang Bikin DBH Nikel Sulteng Minim

Menurut Taufik, seluruh konsesi tersebut berstatus operasi produksi.

“Kondisi ini menimbulkan ancaman serius terhadap sumber penghidupan masyarakat, keberlanjutan pangan, sumber air bersih, serta habitat satwa endemik Sulawesi,” kata Taufik dalam konfrensi pers, Rabu (30/9/2026).

Menurut Taufik, konsesi pertambangan tersebut membentang dari kawasan persawahan dan permukiman warga hingga hutan pegunungan, termasuk di sekitar kaki Gunung Tompotika.

Taufik menjelaskan, temuan tersebut diperoleh JATAM Sulteng melalui analisis tumpang susun (overlay) antara data Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) pada Geoportal Minerba One Map Indonesia (MOMI) Kementerian ESDM per Juni 2026 dengan peta kawasan hutan Sulawesi Tengah berdasarkan SK Nomor 6624 Tahun 2021.

BACA JUGA : GAWAT ! Sulteng ‘Dikepung’ 29 Konsesi Tambang Palu Donggala, Ini Buktinya

Hasil analisis JATAM Sulteng menunjukkan 9 dari 10 perusahaan pemegang IUP nikel memiliki konsesi yang masuk kawasan hutan Bualemo.

Total luasnya mencapai 11.468,62 hektare atau sekitar 81,11 persen konsesi nikel dari keseluruhan wilayah konsesi yang dianalisis.

“Dari hasil analisis yang kami lakukan, sekitar 81,11 persen wilayah konsesi yang dianalisis berada di kawasan hutan.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : 444 Izin Tambang di Sulteng Jadi “Bom Waktu”, Wagub Reny Wanti-wanti Kutukan...