Kontrak Proyek preservasi jalan dan preservasi jembatan ruas jalan nasional Batui–Toili–Rata–Baturube dengan total nilai berkontrak kedua paket tersebut senilai Rp26,48 miliar, perlu dibongkar dan di usut tuntas. Dugaan peran orang dekat, pun disorot !.
Kedua Perusahaan pemenang tender itu disebut di “Istimewakan” dalam tender mini kompotisi Ekatalog versi 6 milik BPJN Sulawesi Tengah.
Lantas, Jejak siapa di proyek preservasi jalan dan preservasi jembatan ruas jalan nasional yang berlokasi di Kabupaten Banggai itu ?. Berikut penelusuranya.
Baca Juga : Desakan Usut Tender Jalan Nasional di Sulawesi Tengah
Proyek Preservasi Ruas Jalan Nasional Batui–Toili–Rata–Baturube dengan pagu anggaran Rp11.461.859.345 dimenangkan oleh CV Medina Al Fatih dengan nilai penawaran Rp10.712.321.246.
Perusahaan tersebut diketahui beralamat di Jalan Dr. Moh. Hatta BTN KM 5 Blok C/30, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai.
Penelusuran di alamat tersebut menunjukkan sebuah rumah berwarna pink yang disulap menjadi kantor perusahaan itu disebut-sebut milik kontraktor berinisial E.

“Itu rumah warna pink milik E, belakangan rumah itu dijadikan kantor” kata warga setempat yang meminta identitasnya tidak di publish.
CV Medina Al Fatih akhirnya ditetapkan sebagai pemenang setelah proses tender tiga kali dibatalkan.
Penetapan pemenang dalam tender mini kompetisi melalui e-katalog itu memunculkan berbagai tanda tanya. Sejumlah pihak menilai prosesnya diwarnai banyak kejanggalan.
Hal serupa juga terjadi pada paket Preservasi Jembatan Batui–Toili–Rata–Baturube dengan pagu anggaran Rp16.064.897.869,72.
Baca Juga : Tender Jalan Penuh Kejanggalan !
Tender proyek tersebut dimenangkan oleh PT Citra Putera La Terang dengan nilai penawaran Rp15.769.461.514.
Perusahaan ini diketahui berkedudukan di Kota Makassar dan memiliki kantor cabang di Jalan Pulau Bali, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.
Menurut informasi yang diperoleh, perusahaan tersebut disebut-sebut dikendalikan oleh kontraktor berinisial S.
PT Citra Putera La Terang ditetapkan sebagai pemenang kontrak pekerjaan jembatan Batui–Toili–Rata–Baturube setelah proses tender juga tiga kali dibatalkan.
