Jufri menyoroti kondisi darurat kesehatan yang kerap memperlihatkan banyak pasien tidak mendapatkan perawatan tepat waktu akibat status BPJS yang belum aktif.
Dalam pemerintahan yang ia usung bersama Ahmad Ali, Abdul Karim Al Jufri berjanji untuk mengatasi masalah ini.
“Sering kali pasien lebih dipertanyakan status BPJS-nya dibandingkan kondisinya. Ini harus diubah. Kami akan memastikan tidak ada lagi pasien yang harus menunda perawatan hanya karena masalah pembayaran BPJS,” jelasnya.
Dalam acara yang dihadiri oleh para simpatisan tersebut, Jufri juga menekankan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kualitas dan visi, bukan sekadar penampilan fisik atau kesan baik.
“Memilih pemimpin bukan hanya soal tampang atau kebaikan hati. Pemimpin harus tahu apa yang ia lakukan untuk rakyatnya ketika diberikan amanah,” ujar Jufri.
Antusiasme simpatisan terhadap pasangan Berakal yang dipimpin Jufri dan Ahmad Ali cukup besar, terutama berkat visi mereka yang jelas untuk kemajuan Sulawesi Tengah.
