“Dengan program seperti itu, ini harus dilanjutkan oleh pemerintah kedepan. Dengan begitu, pasangan yang pas untuk melanjutkan estafet pembangunan di Sigi dalam pandangan saya hanya pasangan Rizal-Samuel yang pas” jelasnya.
Kontestasi Pilbup Sigi 2024 diprediksi akan menjadi ajang pertarungan politik yang sengit. Keempat pasangan calon yang maju dalam pilkada kali ini memiliki ciri khas dan kekuatan masing-masing.
Rizal Intjenai dan Samuel Yansen Pongi yang diusung dengan koalisi Sigi Masagen Plus akan bersaing ketat dengan pasangan Agus Lamakarate-Samuel Riga, Husen Babibu-Ayub Wiliem Darawia, serta Nirwansyah Parampasi-Hesty Yulita.
Setiap pasangan calon memiliki basis pendukung yang cukup kuat di masyarakat. Rizal-Samuel, dengan program keagamaan dan pendidikan yang mereka usung, diyakini akan mendapat dukungan besar dari masyarakat yang menginginkan keberlanjutan program Sigi Religi dari program Sigi Masagena untuk peningkatan kualitas pendidikan di Sigi.
Pilbup Sigi 2024 tidak hanya sekadar kontestasi politik, tetapi juga merupakan ajang penentuan arah pembangunan Kabupaten Sigi untuk lima tahun ke depan.
Masyarakat Sigi diharapkan dapat memilih calon pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan berbagai program yang ditawarkan oleh pasangan Rizal Intjenai dan Samuel Yansen Pongi, koalisi Sigi Masagena Plus optimistis bahwa mereka dapat memberikan solusi yang konkret dan berkelanjutan bagi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh Kabupaten Sigi.
Pilbup Sigi 2024 akan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan masa depan daerah mereka.
Dengan berbagai pilihan yang ada, masyarakat diharapkan dapat memilih pemimpin yang terbaik dan memiliki visi jelas untuk membawa Sigi menuju arah yang lebih baik.
