Dalam beberapa kesempatan, Rizal menyampaikan bahwa program Sigi Religi ini harus terus dilanjutkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang keagamaan.
Rizal juga menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi berkala guna memastikan program ini berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Dukungan Koalisi Sigi Masagena Plus Dalam Pandangan Tokoh Muda Alkhaerat
Mohammad Sadiq Al-Habsyi,. MA.Hum, seorang tokoh muda dari Alkhaerat, dalam pandanganya mengapresiasi terhadap koalisi Sigi Masagena Plus yang mengusung Rizal Intjenai dan Samuel Yansen Pongi.
Menurutnya, pasangan ini mampu memahami persoalan-persoalan yang ada di Kabupaten Sigi, khususnya terkait pembangunan di sektor pendidikan dan keagamaan.
Baca Juga : Rizal & Samuel Pongi Melaju Kencang | Dukungan Tokoh Besar Jadi “Game Changer” Pilbup Sigi 2024 !
Sadiq juga menilai bahwa kekuatan politik Rizal Intjenai-Samuel Yansen Pongi akan menjadi daya tarik tersendiri dalam Pilbup Sigi.
“Dengan program-program keagamaan yang mereka usung, pasangan ini diharapkan mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan pesantren dan penguatan SDM berbasis agama di Kabupaten Sigi” kata Sadiq.
Komitmen pada Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat, kata Sadiq, pasangan Rizal – Samuel Tidak hanya di bidang keagamaan, pasangan tersebut juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda di Sigi.
Pemkab Sigi di bawah kepemimpinan Irwan Lapatta telah mengalokasikan anggaran senilai Rp6 miliar untuk beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Program ini telah menyentuh ratusan pelajar, dan Rizal berkomitmen untuk melanjutkan serta memperluas program beasiswa ini jika terpilih” ujarnya.
Menurut Sadiq, salah satu program unggulan yang ditekankan adalah “Satu Kecamatan, Satu Dokter”, yang bertujuan untuk memastikan setiap kecamatan di Sigi memiliki dokter.
Program ini telah berjalan dengan baik, dan Rizal berencana untuk terus mendukungnya melalui alokasi APBD yang lebih besar guna menciptakan akses kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Sigi.
