TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

SANG PENEROBOS BATAS di ERA MILENIAL

Masih banyak lagi contoh-contoh pemimpin penerobos batas dari Babby Boomer dan X generation seperti Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Jokowi – Jusuf Kalla serta sejumlah Menteri kabinetnya. Terkait dengan itu, Indonesia dengan karakteristik yang beragam akan melaksanakan pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah sesuai jadwal di tahun 2020, 2022 dan serentak di tahun 2024.

Harapan hampir semua orang bahwa yang terpilih sebagai pemenang dalam pemilihan itu adalah yang berkarakter dan model berpikir milenial atau berkrakter penerobos batas. Harapan ini dapat terealisasi bila terbangun kesamaan visi antara partai-partai pengusung dan masyarakat yang memiliki hak pilih, bahwa figur yang diinginkan adalah yang berkarakter penerobos batas.

Bila kesamaan visi itu tidak terbangun, maka cita-cita menjadi Indonesia Hebat di tahun 2045 sesuai prediksi Pricehousewater Cooper (PwC), hampir dipastikan hanya menjadi cerita dan catatan sejarah, karena proses pesta demokrasi belum berhasil melahirkan para pemimpin penerobos batas. Menjadi catatan penting kemudian, bahwa “kesempatan itu tidak akan datang untuk kedua kalinya”.

MEMIMPIN GENERASI MILENIAL

Bonus demografi Indonesia (2028 – 2030) adalah fase dominansi milenial generation dalam struktur angkatan kerja. Sementara itu kepemimpinan di saat itu masih membutuhkan perpaduan antara generasi non milenial dan milenial. Karena itu siapapun pimpinan daerah di Indonesia periode 5 – 10 tahun mendatang harus mengakomodir karakter dan model berpikir ala milenial.

Ada lima pendekatan yang dapat dilakukan untuk memimpin generasi itu diantaranya adalah Behavior, Relationship, Attitude, Values dan Environment disingkat BRAVE (George Brand). Behavior, mereka harus diberi ruang karena generasi ini kurang mengenal batas antara atasan dan bawahan, memiliki rasa ingin tahu yang lebih untuk membantu tercapainya visi organisasi.

Relationship, generasi ini membutuhkan juga penghargaan, karena itu jadilah pendengar aktif dan berikan feedback yang tepat kepada mereka. Attitude, generasi ini optimis terhadap dirinya maupun masa depannya, sehingga pemimpin harus selalu memberikan pekerjaan yang baru dan menantang. Values, mereka menyenangi pekerjaan yang punya nilai, memberi manfaat kepada masyarakat, peduli lingkungan dan mempercepat serta mempermudah urusan banyak orang.

Halaman Selanjutnya :Environment, suka bekerja di lingkungan terbuka, mudah mengakses informasi dan bisa bekerja...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.