TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Progres Jalan Nasional Sulawesi Tengah 2026 Tembus 50,74%, BPJN Kebut Proyek Rp752 Miliar

Adapun capaian progres fisik masing-masing satuan kerja meliputi:

  • Satker PJN Wilayah I Provinsi Sulawesi Tengah: 62,95 persen
  • Satker PJN Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah: 64,07 persen
  • Satker PJN Wilayah III Provinsi Sulawesi Tengah: 69,38 persen
  • Satker PJN Wilayah IV Provinsi Sulawesi Tengah: 44,18 persen
  • Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Sulawesi Tengah: 44,04 persen

Secara keseluruhan, BPJN Sulawesi Tengah capai progres 50,74 persen hingga akhir Juni 2026.

BACA JUGA : IJD Era Prabowo Berbuah Manis! Rp284,7 Miliar Bangun 78,88 Km Jalan di Sulteng

Pada proyek jalan nasional Sulteng 2026, BPJN Sulawesi Tengah menangani jalan nasional dengan total panjang efektif 110,83 kilometer, termasuk 2 paket yang dibiayai melalui SBSN.

Rincian jenis penanganannya terdiri atas:

  • Penanganan preventif: 2,27 km
  • Rehabilitasi minor jalan: 69,07 km
  • Rehabilitasi mayor jalan: 1,70 km
  • Rekonstruksi jalan: 3,30 km
  • Pelebaran jalan menuju standar: 34,49 km

Penanganan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan nasional, memperkuat keselamatan pengguna jalan, memperlancar konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tengah.

BACA JUGA : BPJN Sulteng Buka-bukaan Soal Paket Preservasi Buol Lakuan

Selain penanganan jalan, BPJN Sulteng 2026 juga menangani 106 unit jembatan dengan total panjang 3.416,50 meter.

Rincian penanganan jembatan meliputi:

  • 88 unit melalui pemeliharaan berkala;
  • 15 unit melalui rehabilitasi;
  • 2 unit melalui pelebaran; dan
  • 1 unit melalui penggantian.

Pada akhir 2025, tingkat kemantapan jalan nasional Sulawesi Tengah, khususnya kemantapan jembatan nasional, tercatat mencapai 78,64 persen.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : Berkat BPJN Sulteng, Preservasi Jalan Buol Lingadan Bikin Jarak Serasa Sejengkal