“Bapak Gubernur Anwar Hafid secara langsung memimpin rapat-rapat strategis dan mendorong sinergi,” jelasnya.
Kolaborasi vertikal dan horizontal tersebut dinilai menjadi faktor penting agar target pemerataan listrik di wilayah sulit dapat tercapai sesuai rencana.
Pemerintah kabupaten juga dilibatkan dalam pemetaan wilayah, dukungan anggaran, hingga penyediaan lahan pendukung program.
Ke depan, Program Berani Menyala tidak hanya fokus pada sambungan rumah tangga.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menyiapkan pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di desa-desa dan wilayah blankspot listrik di Sulawesi Tengah.
“Visi besarnya, tidak ada lagi wilayah gelap di Sulteng. Setiap rumah berhak mendapat terang, sebagai fondasi kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ini bagian dari komitmen keadilan pembangunan hingga 2029,” tegas Arfan.
Program Berani Menyala diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan membuka peluang ekonomi baru di desa-desa Sulawesi Tengah.
Pemerintah optimistis akses listrik yang semakin luas akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke pelosok daerah.
