TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

BPJN Sulteng Tangani Perbaikan Jalan Bambuan dengan Metode Preloading Konvensional

PPK 1.3 Provinsi Sulawesi Tengah, M Ari Subdra ST, MT, dalam keteranganya dijelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan penambahan sejumlah alat kelokasi Bambuan untuk memulihkan kondisi jalan dan membantu sejumlah kendaraan yang terjebak lumpur.

“Kondisi itu memang yang dilalui mereka, Saat ini kan kondisi yang di existing untuk yang tahapan Preloading. Jadi memang sebenarnya, tidak boleh dilewati di sana karena kondisinya untuk preloading tidak boleh dilewati. Cuman karena kanan kirinya banjir, mereka-mereka itu lewat yang di situ” jelasnya.

Ari membeberkan kondisi jalan yang jebol di dusun Bambuan tersebut berada pada titik STA 8+133-9+300 ujung segmen II Bambuan, memang kondisi existingnya belum dilakukan penimbunan karena masih dalam tahap prabeban.

“Lokasi yang jebol itu, sebenarnya memang lokasi yang belum di timbun. Jadi belum tinggi, sehingga kena air ya jadi kesana !. Disana kita ada sediakan eksavator untuk menarik-narik kendaraan yang terjebak-terjebak itu” bebernya.

Saat ini kondisi ruas jalan di segmen Bambuan, kata Ari, kondisinya belum bisa dilewati oleh kendaraaan akibat kedua jalur sisi kiri dan kanan yang biasa dilewati oleh kendaraan, masih terendam banjir. Dengan kondisi banjir seperti itu, tambah Ari, kegiatan pekerjaan di segmen Bambuan belum dapat dilakukan.

“Box Culvertnya itu hanya satu kan yang dibuat, karena kondisi banjir seperti ini mebuat kondisi pekerjaan kami masih terhalang. Di sedot lagi airnya, setelah itu penuh lagi airnya dalam kondisi pasang” tambah Ari, “Kami juga dapat info dari teman teman di Pemda Tolitolti, disarankan juga memang harus berkordinasi dengan BWS untuk atasi masalah banjir”.

Dengan kondisi banjir di wilayah Bambuan ini, Ari berharap agar terjadi kordinasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Tolitoli, BWSS III dengan BPJN Sulawesi Tengah dengan melakukan kolaborasi dalam membantu memulihkan kondisi infrastruktur jalan di Bambuan.

“Dengan adanya kordinasi seperti itu, mudah-mudahan ini dapat membantu kami. Kemudian dari pemda Tolitoli juga akan membantu kami bersurat, akan tidak terjadi seperti itulagi” harapnya. “Katanya ada nanti pemisahan air dan sungai sebenarnya, tetapi kita coba aja deh!. Kami juga masih minta data-data gambar sih ke pemda, lebih jauh juga kami sudah laporkan ke Kabalai, supaya bisa dibantu dikomunikasikan dengan BWSS”.

Proyek Preservasi Ruas Jalan BTS Kota Tolitoli-Silondou secara keseluruhan saat ini progresnya sudah mencapai 50 persen. Kondisi itu, sudah termasuk penanganan dua segmen khusus Bambuan yang saat ini masih dalam tahap preloading konvensioanl atau masa pembebanan sebelum dilakukan pengaspalan.

Halaman Selanjutnya :Berdasarkan catatan Trilogi, tidak kurang dari 180 ribu batang bambu dijadikan struktur...