Permainan cepat dan agresif membuat Balantak kesulitan mengembangkan skema mereka. Situasi makin memburuk saat pemain belakang Balantak, Sugianto, harus ditarik keluar akibat benturan keras.
Sebelum babak pertama usai, Deva Satali kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian dingin di dalam kotak penalti. Skor 3-0 menutup paruh pertama pertandingan.
Di babak kedua, pelatih Balantak mencoba mengubah pendekatan dengan merombak komposisi pemain.
Beberapa pergantian dilakukan demi menekan tempo permainan Batui yang semakin nyaman memegang kendali. Namun, upaya tersebut belum cukup membalikkan keadaan.
Batui justru semakin percaya diri. Pada menit ke-70, pelatih Ulis Mega melakukan rotasi dengan memasukkan empat pemain sekaligus untuk menjaga intensitas dan memberi kesempatan tampil bagi pemain cadangan.
Menit ke-75 menjadi penegas dominasi Batui. Menerima umpan terobosan dari sisi kiri, Deva Satali dengan tenang mengecoh dua pemain belakang Balantak dan mencetak gol ketiganya dalam laga ini sebuah hattrick sempurna yang menyegel kemenangan.
Wasit Ismail sempat mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Balantak, Surahman, usai pelanggaran keras di sisi lapangan.
