Beberapa laporannya bahkan memicu pemeriksaan terhadap kepala desa, kontraktor, dan pejabat proyek oleh aparat penegak hukum.
“Kalau dia memberitakan kasus, pasti heboh. Sekarang dia yang diberitakan, lebih heboh,” kata seorang penumpang dalam perjalanan dari Beteleme ke Palu.
Namun, sorotan terhadap kasus Hendly Mangkali juga menyingkap sisi lain dirinya yang jarang terekspos: kepedulian sosial.
Kiprah sosial Hendly Mangkali terlihat dalam berbagai aksi bantuan, seperti memperbaiki rumah warga kurang mampu di Desa Tompira dan membantu bayi dengan kelainan bawaan yang harus menjalani operasi di Palu.
Pada 1 Mei 2025, ia kembali terpantau menjalin komunikasi dengan keluarga bayi tersebut, bahkan bersedia menampung mereka selama masa pengobatan.
