Dana ini akan digunakan untuk berbagai proyek seperti penanganan bencana alam, Lumpur Sidoarjo, Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), serta Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).
Baca Juga : IJD Wani-Lanta Rampung, BPJN Sulawesi Tengah Permudah Akses Ekonomi & Sosial di Donggala
“Alhamdulillah, dengan tambahan ini, kita dapat menganggarkan 8.000 titik P3-TGAI di 2025 serta melanjutkan beberapa Multi Years Contract (MYC) bendungan,” ujar Dody dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Kamis (13/2/2025).
Ditjen Bina Marga mendapat alokasi Rp 7,2 triliun yang akan digunakan untuk penanganan bencana alam, pembayaran angsuran KPBU-AP, serta preservasi jalan dan rehabilitasi jembatan.
“Preservasi jalan dilakukan selama enam bulan dan rehabilitasi jembatan untuk satu tahun. Sebagian dana juga dialokasikan untuk penggantian jembatan dengan nilai kondisi 4 serta penanganan longsoran,” tambahnya.
Baca Juga : Elevated Road Jalan Cumi-Cumi Urat Nadi Baru Transportasi di Kota Palu
Ditjen Cipta Karya menerima Rp 2,9 triliun untuk program berbasis masyarakat, seperti PAMSIMAS, SANIMAS, TPS3R, PISEW, dan PKE.
