Selain itu, dana juga dialokasikan untuk pemeliharaan serta penyelesaian tunggakan tanah dan BOPP.
Sementara itu, Ditjen Prasarana Strategis mendapatkan Rp 1,9 triliun untuk renovasi madrasah serta penyelesaian MYC pasar, stadion, dan gedung universitas.
Baca Juga : Tinggal Selangkah Lagi ! Ikon Baru Jembatan Palu IV Capai 92,41%, Ini Detail Terbarunya !
Sebanyak Rp 2,7 triliun dialokasikan untuk pembinaan dan pengawasan terhadap 638 satuan kerja (satker) di seluruh Indonesia.
Dody menegaskan, perubahan anggaran proyek nasional 2025 ini bertujuan untuk memastikan realisasi anggaran proyek 2025 berjalan optimal dan sesuai target pembangunan nasional.
Ia juga menyatakan bahwa Kementerian PU akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan anggaran demi memastikan kelancaran berbagai proyek strategis.
Dengan peningkatan alokasi ini, pemerintah berharap dapat mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program berbasis kebutuhan publik.
