TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Pelebaran Jalan Trans Sulawesi | Mega Proyek 120 Miliar Akan Mengubah Wajah Sulawesi !

“Ruas jalan ini menghubungkan kawasan industri dengan jalur logistik utama. Saat ini, banyak bagian dari jalan ini yang dalam kondisi rusak dan sempit, menyebabkan kemacetan terutama saat pergantian jam kerja. Proyek pelebaran ini akan meningkatkan kualitas jalan dan mendukung pengembangan ekonomi di kawasan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga : Peningkatan Kapasitas Jalan di Kawasan Industri Morowali | Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Ruas jalan Bungku – Bahodopi – perbatasan Sulawesi Tenggara merupakan bagian penting dari koridor utama Jalan Trans Sulawesi. Jalur ini tidak hanya menghubungkan Sulawesi Tengah dengan Sulawesi Tenggara, tetapi juga menjadi jalur logistik yang sangat vital bagi perekonomian provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu, wilayah Bungku – Bahodopi telah ditetapkan sebagai kawasan industri strategis oleh pemerintah pusat, sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur jalan yang memadai.

“Jika melihat kondisi saat ini, terutama di Bahodopi, banyak jalan yang rusak dan kumuh, ditambah lagi jalan yang sempit menyebabkan sering terjadi kemacetan, terutama saat pergantian jam kerja para pegawai di kawasan industri tersebut,” tambah Dadi.

Peningkatan Infrastruktur Jalan Trans Sulawesi di Ruas Lain

Selain pelebaran Jalan Bungku – Bahodopi, BPJN Sulteng juga berencana melakukan pelebaran di ruas Togolu – Tentena dan Tolai – Sausu. Untuk Ruas Togolu – Tentena adalah jalur logistik yang kondisinya saat ini rusak dan sempit, menyulitkan kendaraan besar saat berpapasan.

Kondisi terkini dari ruas jalan Togolu-Tentena menunjukkan kerusakan dan kepadatan lalu lintas yang cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga : Dukung Mitigasi Bencana! Begini Cara BPJN Sulteng Bangun Infrastruktur Tangguh di Kota Palu

“Ruas jalan ini sempit dan banyak mengalami kerusakan. Kondisi ini menyulitkan kendaraan, terutama yang berukuran besar, saat berpapasan. Oleh karena itu, kami merencanakan pelebaran sepanjang 8,7 km dari total panjang 47 km,” jelas Muradi.

Penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keamanan jalan serta mengurangi kemacetan yang sering terjadi. Sehingga BPJN Sulteng berencana pada proyek pelebaran akan dilaksanakan sepanjang 8,7 km dari total panjang ruas 47 km.

Halaman Selanjutnya :Baca Juga : Kabalai BPJN Sulteng Terjun Langsung! Ini Fakta Mengejutkan di Balik Pembangunan Jalan...