Baca Juga : BPJN Sulteng Tangani Perbaikan Jalan Bambuan dengan Metode Preloading Konvensional
Selain itu, BPJN Sulteng juga memprioritaskan ruas Tagolu – Tentena karena jalur ini penting untuk logistik dan distribusi barang.
“Kami fokus pada perbaikan jalan yang rusak dan perluasan jalan untuk memenuhi standar yang diperlukan, sehingga mempermudah lalu lintas kendaraan besar,” imbuhnya.
Integrasi dengan Infrastruktur Jalan Lainnya
BPJN Sulawesi Tengah juga memiliki rencana untuk mengintegrasikan proyek ruas jalan Tolai – Sausu dengan proyek infrastruktur jalan lainnya di wilayah tersebut.
Dadi menjelaskan, “Kami memastikan bahwa proyek ini akan saling melengkapi dengan proyek-proyek jalan lainnya untuk menciptakan jaringan transportasi yang lebih efisien dan terintegrasi.” Imbuhnya.
Baca Juga : Preservasi Jalan Jembatan di Buol demi Menggerakkan Ekonomi Wilayah
Proyek ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas jalan nasional di Sulteng, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami percaya bahwa perbaikan infrastruktur jalan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal dan mendukung kawasan industri strategis,” tutup Dadi Muradi.
Baca Juga : Melaju Mulus di Trans Sulawesi
Rencana BPJN Sulawesi Tengah untuk program tahun 2025 mendatang sebagai bentuk upaya serius dalam meningkatkan infrastruktur jalan dan jembatan nasional yang sangat penting bagi perekonomian dan mobilitas di Bumi Tadulako tersebut.
Dengan proyek-proyek seperti pelebaran Jalan nasional Bungku – Bahodopi, serta perbaikan ruas Tagolu – Tentena dan Tolai – Sausu, diharapkan akan terwujud jalan yang lebih baik dan efisien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan transportasi masyarakat Sulawesi Tengah.
