Mereka mengapresiasi keberanian calon gubernur tersebut dalam membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.
“Ini menunjukkan keberanian seorang pemimpin yang benar-benar peduli dengan demokrasi. Jika ia menjalankan komitmennya, ini akan menjadi langkah besar untuk Sulawesi Tengah,” ujar salah seorang mahasiswa.
Ahmad Ali, yang berpasangan dengan Abdul Karim Aljufri (AA-AKA), terus menekankan komitmennya terhadap perubahan signifikan di Sulawesi Tengah.
Dengan program pro-rakyat yang diusung, pasangan nomor urut 1 ini berharap mampu menghadirkan pemerintahan yang transparan, responsif, dan inklusif.
Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah akan digelar pada 27 November 2024, menjadi penentu apakah komitmen ini dapat diwujudkan dalam pemerintahan mendatang.
