Berdasarkan laporan yang diterima Trilogi, sudah banyak penduduk sekitar terserang berbagai macam penyakit pernapasan. “Setelah tambang beroperasi, banyak warga terserang penyakit akibat menghirup udara kotor. Asap dan debu pabrik dari perusahaan setiap hari terus terjadi” keluh Anjas, warga setempat di dusun V Lambolo yang sudah menetap sejak tahun 1998 silam.
Keterangan Anjas tadi, tidak jauh berbeda dengan keluhan Eci Lamola yang memangku jabatan ketua kelompok peduli lingkungan desa Ganda-ganda. Menurutnya, pihak perusahaan PT CORII selalu mengulur waktu terkait kesepakat relokasi warga dusun V Lambolo sebanyak 115 Kepala Keluarga (KK).
“Akibatnya warga kami semakin banyak terserang penyakit batuk darah sampai muntah darah dan infeksi paru-paru. Warga yang sakit pun harus pergi berobat sendiri kerumah sakit” katanya kepada kepada jurnalis ini Minggu malam 14 Februari 2021.
Untuk membuktikan keluhanya itu, Eci Lamola pun, kemudian memberikan bukti surat hasil pemeriksaan radilogi beberapa warga yang terserang penyakit pernapasan dampak polusi udara dari pertambangan nikel PT CORII yang telah berlangsung sejak lama. “
Dua, dari sekian banyak masyarakat disana yang terpapar polusi, rata-rata di diagnosa oleh Klinis Hemoptoe mengalami Pneumonia Bilateral atau peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi dengan gejala batuk berdahak dan sesak napas. Setelah dilakukan pemeriksaan foto Thorax AP, terdapat Opasitas inhomogen pada daerah basal paru-paru kanan dan kiri. Petaka ini yang dialami dua warga dusun Lima Lambalo bernama Marvia dan Nurmia.

Sejumlah masyarakat disana jika terbangun pada pagi harinya, kapan mereka bisa melihat langit yang biru pada sebelum-sebelumnya. Yang jelas, saat ini ditanah Mori di kawasan desa Ganda-ganda beberapa bulan terakhir ini, betapa keruhnya langit disana.
Masayarakat disana meyakini, bahwa keruhnya langit dikawasana pedesaan itu bukan karena kabut, melainkan polusi material dan emisi dari pertambangan biji nikel yang mereka lihat setiap harinya. Akibatnya, kualitas udara disana pun terlihat tidak sehat. Populasi rentan terhadap polusi udara, dapat dialami oleh anak-anak, usia lanjut, ibu hamil dan pekerja diluar ruangan.

Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.