“Semua pesanan yang kami layani masih bersifat sample, dengan jumlah bervariatif,” kata perempuan kelahiran 29 tahun silam itu.
Secara pemasaran lokalan, menurut Faradiba, produk Mabin Industri sudah mendapat respon baik. Penilaian itu terlihat dari banyaknya pesanan setiap harinya, baik di Kota Parigi maupun Kota Palu.
“Untuk respon pasar di Kota Parigi dan Kota palu, produk kami mendapat lirikan cukup bagus. Pernah dalam sehari kami menerima orderan mencapai seratusan botol,” katanya.
Wanita berhijab itu membeberkan, bagusnya respon pasar terhadap Minyak Kelapa Kampoenk, lantaran aroma khas dari minyak itu serta kemasan menggunakan botol bersegel.
Menyangkut kemasan, Mabin Industri memakai botol berukuran 500 ml dan 250 ml, dengan harga Rp10 ribu hingga Rp18 ribu.
