Hendrik mengatakan untuk pembentukan Banua Media Adhyaksa, ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasinya kepada seluruh insan pers yang berada di Sulteng.
“BMA ini terbentuk karena saya melihat teman-teman media merupakan bagian yang sangat penting dan strategis bagi Kejati untuk menyampaikan kinerja-kinerja kepada masyarakat,” jelasnya.
Sedangkan fitur e-library, Call center dan podcast kata Jacob itu merupakan bagian dari keinginan Kejati Sulteng untuk mendekatkan dan membuka diri dengan masyarakat.
Diakhir sambutanya Jacob berharap, dengan adanya tiga fitur itu dapat mempermudah akses masyarakat di Sulteng untuk mengadu dan memperoleh informasi hukum.
