Bencana itu juga merusak jembatan, yang akibatnya menyulitkan akses masyarakat menuju wilayah tersebut.
Selain di desa itu, bencana banjir juga menghantam dan merusak sarana umum, seperti Jalan Poros Palu-Kulawi di Desa Omu, Tuva dan Salua.
Untuk Jalan Poros Palu-Bangga dan Bangga-Simoro dengan panjang diperkirakan sejauh 40 Kilometer perbaikannya akan dilakukan pada tahun mendatang.
Diperkirakan salah satu jembatan yang masuk dalam rencana pembangunan kembali karena rusak terdampak banjir bandang, yakni jembatan di Desa Bangga. Jembatan yang panjangnya kurang lebih 20 meter tersebut, seperti diketahui kini tidak terlihat fisiknya di permukaan. Deker yang ada di jembatan pun tidak nampak.
Putusnya sarana umum itu disebabkan oleh banjir atau air sungai yang tidak beraturan mengikuti alur. Sehingga itu, perlu normalisasi sungai, agar tidak memberikan dampak yang lebih besar.

Excellent blog! Do yoou hve anny tjps annd hints for apiring writers?
I’m hoping too start mmy owwn websitee son buut I’m a littke
lost oon everything. Wouild yoou addvise startig with a free latform liie WordPress orr goo foor a pwid option? There aare soo may choices out thnere hat I’m totallyy overwhelmed ..
Any suggestions? Thanks!
my blog post: cnhub.xyz
Howdy! This aricle could noot bee wrtten much better! Lookkng throygh tis article reminds mee oof mmy previous roommate!
He consantly keplt preachhing aboutt this. I amm gking too forward
thios infformation too him. Prestty sjre
hhe will havce a very good read. Many thank ffor sharing!
Alsso viit myy weeb bllog :: roloxxx