TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

INTRUKSI MANDUL TAMBANG ILEGAL

“Saya lihat-lihat ada nanti sesama penambang ribut. Harus cepat ditangani pihak terkait nanti bisa jadi kacau,” ujarnya.

Sebelumnya kata sumber, saat beredar informasi aktivitas tambang emas ilegal di Dongi Dongi kembali bekerja. Ada pihak kepolisian dari Polda Sulteng turun ke lokasi. Hanya saja perkembangannya seperti apa dia juga tidak tahu.

“Yang saya dengar ada dari Polda turun ke lokasi tambang. Ada juga yang bilang sempat mengamankan beberapa karung material tambang. Tapi kelanjutannya seperti apa? Saya juga tidak tahu,” katanya.

Jika terus dilakukan pembiaran, perlahan-lahan kawasan penambangan ilegal di kawasan BTNLL akan semakin meluas dan sudah pasti akan berdampak pada lingkungan.

“Kuncinya aparat keamananlah. Kalau begini terus, nanti lihat seperti apa dampak lingkungannya,” pungkas sumber.

Sebelumnya WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Tengah, menduga ada bekingan oknum polisi sehingga penambang ilegal kembali beroperasi di kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore, Kabupaten Poso. Hal itu diungkapkan Direktur WALHI Sulteng, ABD Harus L pada pertemuan sebelumnya dengan media.  

Menurut Haris, aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan konservasi itu sudah sangat terang-terangan. Bahkan, kurun beberapa bulan terakhir sudah kembali marak.  

“Dugaan kami seperti itu, karena di sana itu kan dijaga sama polisi. Kalau kemudian ada aktivitas pertambangan lagi berarti ada yang tidak beres dengan polisi yang menjaga di sana,” herannya.  

Terkait ini, Polda Sulteng diminta turun menelusuri keterlibatan oknum polisi pada kegiatan penambangan emas ilegal di Dongi-Dongi. Menurutnya, bahwa upaya penyelidikan itu sesuai dengan komitmen kapolda Sulteng, yang akan memproses setiap anggotanya yang terlibat penambangan ilegal.

Penulis : Wahyudi – Koran Trilogi

Related posts:

Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.