Meskipun mengalami pergeseran jadwal, esensi dari perhelatan ini tidak berkurang.
BACA JUGA : Ketua JMSI Sulteng Kecam Eks Direktur RSUD Undata Palu Sebut Jurnalis ‘Bodoh’
Fokus utama yang diangkat adalah memperkuat independensi pers dan hoaks yang kian mengancam iklim demokrasi digital.
Ketua Umum PWI Akhmad Munir menekankan bahwa pers nasional harus kembali pada fungsi dasarnya sebagai pemverifikasi fakta.
Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, pers wajib menjadi jangkar kebenaran yang membersihkan ruang publik dari konten menyesatkan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyatakan kesiapan seluruh jaringan media siber di bawah naungannya untuk mengawal misi ini.
Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan standar profesionalisme wartawan secara nasional.


