TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

DORONG KETAHANAN PANGAN, BWSS III PULIHKAN IRIGASI GUMBASA TAHAP I

Baca Juga : PUPR PACU PERBAIKAN INFRASTRUKTUR PENDUKUNG PERTANIAN DI GUMBASA

DI Gumbasa yang dibangun pada tahun 1931, mulanya hanya berupa free intake dengan suplai air dari Sungai Gumbasa, kemudian oleh Departemen PU ketika itu dibangun menjadi bendung permanen pada tahun 1976.

Oleh karena pemanfaatannya sudah cukup lama itu, lanjut Radiah Zulfikar, maka saat ini dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama, berupa rehab bendung dan saluran untuk areal pertanian seluas 1.070 Ha dari Intake sampai dengan BGKn 7.

Rehabilitasi dan rekontruksi itu menurutnya, meliputi kegiatan rehab Perbaikan Intake, Gravel Trap, Sand Trap, Saluran Induk (7.168 m), Saluran Sekunder Ramba (996 m), Saluran Sekunder Kalawara (492,6 m), dan Saluran Sekunder Kaluku Lau (1.124,8 m), Saluran Pembuang Pandere (1.166 m), dan Saluran Pembuang Sibowi (1.500 m). Pekerjaan tahap pertama itu menghabiskan biaya senilai Rp152 miliar yang bersumber dari APBN yang rampung pada akhir bulan Desember 2019 lalu.

Sedangkan untuk tahap kedua, akan dilakukan Perencanaan Desain Teknis melalui Program ESP Loan ADB pada Desember 2019 hingga Agustus 2020 dan akan melayani sekitar 7.100 ha area pertanian potensial. Dalam program ADB terdapat 3 (sub project) yaitu ADB (sub project 1) berupa saluran primer 14.269 meter dan saluran sounded 16.783 meter.

Sedangkan ADB (sub project 2) berupa saluran primer 4.779 meter dan saluran sekunder 20.545 meter. Sedangkan untuk program ADB (sub project 3) berupa saluran primer 7.447 meter dan saluran sekunder 11.158 meter. Pelaksanaan konstruksi melalui program ESP Loan ADB dan JICA pada Mei 2020 – November 2021.

“Untuk tahap pertama panjang irigasi yang direkonstruksi enam kilometer yang tuntas Desember 2019 dan dapat mengairi 1.070 ha lahan persawahan petani. Sisanya di tahap dua sepanjang sekitar 24 kilometer mulai direkonstruksi awal 2020 hingga 2021,” ujar Radiah Zulfikar.

Halaman Selanjutnya :Radiah Zulfikar menerangkan debit air yang sanggup dikeluarkan Bendungan Irigasi Gumbasa tersebut...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.