Masalahnya ada beberapa parasit dalam kotoran hewan yang dapat berbahaya untuk kesehatan ibu hamil dan janin, seperti Toxoplasma gondii pada kotoran kucing (toxoplasmosis). Adapun terkena toxoplasmosis saat hamil muda dapat menghancurkan perubahan otak dan pertumbuhan janin.
Sementara jika terkena semenjak saat sebelum hamil, risiko keguguran dan permasalahan pandangan juga mengintai bayi Anda.
- Janganlah minum obat sembarangan
Hal yang lain sebagai pantangan atau yang jangan dilaksanakan semenjak dan saat hamil muda, yakni konsumsi obat tanpa setahu dokter. Karena, tidak seluruhnya obat bisa ibu hamil konsumsi. Beberapa obat malah dapat mengganggu perubahan janin. Maka dari itu, bila Anda rasakan gejala tertentu saat hamil muda, seharusnya tanyakan ke dokter untuk pengatasan yang akurat. Jika konsumsi obat, lihat panduan pemakaian obat secara baik saat sebelum Anda meminum. - Jangan minum susu yang tidak dipasteurisasi
Bila Anda minum susu saat hamil, pilih susu yang telah lewat proses pemanasan. Jangan sekalipun pilih susu yang tidak dipasteurisasi atau susu mentah. Masalahnya susu yang tidak dipasteurisasi kemungkinan memiliki kandungan bakteri listeria. Terkontaminasi bakteri ini saat ibu sedang hamil dapat tingkatkan risiko keguguran sampai bayi cacat lahir. - Jangan makan ikan yang mengandung merkuri
Selainnya makanan mentah dan susu yang tidak dipasteurisasi, larangan untuk ibu hamil muda yang lain ialah makan ikan yang mengandung merkuri. Bukan hanya pada hamil muda, ikan yang memiliki kandungan merkuri sebagai makanan yang dilarang sepanjang kehamilan di setiap trimester. Masalahnya merkuri dalam ikan laut dapat menyebabkan kerusakan otak pada janin.
Maka dari itu, seharusnya ibu hamil tidak konsumsi makanan dengan kandungan merkuri yang tinggi saat hamil, seperti hiu, king mackerel, atau ikan todak.
