TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

AKROBAT PROYEK RUNWAY POGUGOL

Fajar Raya Usaha Nusa (FRAUN), keluar sebagai perusahaan pemenang tender pada bulan Mei ketika itu, dari 23 perusahaan peserta lelang, dengan nilai harga penawaran Rp16.692.000.000. Paket yang dihelat oleh Satuan Kerja (Satker) Bandar Udara Pogugol, Buol tersebut dengan nilai pagu anggaran dibandrol mencapai Rp17.023.885.000.

Pemerintah daerah harus segera melakukan penyelidikan atas proyek pembangunan landasan pacu pesawat di bandar udara Pogugol, Kabupaten Buol. Proyek yang menyedot puluhan miliar tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Dari hasilnya ditemukan, sebagian landasan pacu tersebut mengalami retak-retak, bergelombang bahkan parahnya ssebagian aspalnya telah mengelupas. Tentunya hal ini sangat membahayakan baik ketika pesawat sedang Landing maupun take of.

“Landasan pacu bandara itu kan baru selesai dikerja tapi kondisinya sudah rusak?. Ini yang harus diselidiki oleh pihak pemda. Karena jangan jangan ada unsur kesengajaan dari pihak pemenang tender,” kata sumber trilogi.co ketika dikonfirmasi belum lama ini.

Cukup ironis proyek pelapisan runway, taxiway dan apron dalam rangka peningkatan PCN dengan hotmix termasuk marking yang baru berumur jagung itu, sudah banyak mengalami kerusakan. Banyak yang menduga, jika pelaksanaanya dilakukan secara asal asalan, tidaka ada pengawasan pada proses itu, sehingga menyebabkan kwalitas hasil pekerjaanya menjadi buruk.

“Pekerjaan runway itu kan baru beberapa bulan lalu dikerjakan, tapi ko sudah mengelupas?. Artinya sangat jelas ada unsur KKN sehingga pihak rekanan yang mengerjakan tidak profesional dan tidak berpengalaman. Kan sudah ditahu pihak rekanan itu kan mencari keuntungan besar jadi sudah pasti ada indikasi di mark,up,” tegasnya kepada trilogi.co, dan meminta identitasnya tidak di publis.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Dikonfirmasi terpisah, Kepala bandar udara Pogugol Buol, Simanjuntak beserta direktur PT FRAUN,...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.