Dikonfirmasi terpisah, Kepala bandar udara Pogugol Buol, Simanjuntak beserta direktur PT FRAUN, Djhony Fonky melalui sambungan nomer ponsel pribadi keduanya tidak merespon terkait dengan informasi tersebut. Sepertinya keduanya kompak menutup diri untuk tidak mengomentari hal itu. Sampai berita ini diterbitkan, keduanya masih memlih bungkam.
Pantauan dilokasi proyek pelapisan runway, taxiway dan apron dalam rangka peningkatan PCN dengan hotmix termasuk marking di bandar udara Pogugol, Buol sangat memprihatinkan. Dibagian landasan banyak aspalnya mengalami retak, serta terkelupas panjang. Bagian yang rusak diperkirakan sebanyak 30 persen dengan lebar bervariasi.
Hasil penelesuran tim Trilogi.co menyebutkan jika perusahaan PT FRAUN selaku pemenang tender tersebut diketahui kepunyaan dari Jhony Pongky dengan NPWP perusahaan 01.225.577.4-831.000 yang beralamat dijalan Sultan Hasanudin, Kabupaten Tolitoli. Dan dijadwalkan mengerjakan proyek tersebut 14 Juni 2017 hingga pada bulan desember 2017.
Selain itu juga, dari catatan tim trilogi.co menyebutkan jika PT FRAUN kepunyaan kontraktor bernama Djhony Fonky itu sudah menjadi rekanan langganan tetap untuk sejumlah paket di Kementrian Perhubungan udara. Ditahun yang sama dua proyek di bandar udara Sultan Bantilan Tolitoli yakni pembangunan jalan lingkungan Rp1,2 miliar dan pekerjaan pagar sebesar Rp8,4 miliar dikerjakanya pula.
Penulis : Wahyudin / Trilogi.co
