“Jangan sampai karena merasa punya kekuasaan, lalu menganggap putusan Pengadilan bisa diabaikan begitu saja. Karena pada akhirnya, kekuasaan itu ada batasnya, sementara hukum harus tetap ditegakkan,” tegasnya.
Ia menilai kepatuhan pemimpin terhadap hukum juga menjadi bagian penting dalam membangun keteladanan di tengah masyarakat.
“Kalau masyarakat dituntut untuk taat dan patuh terhadap hukum, maka Pemimpin Daerah harusnya menjadi orang pertama yang menunjukkan keteladanan dalam hal itu,” katanya.
Lebih lanjut, Saleh mengatakan seorang pemimpin tidak cukup hanya berani mengambil keputusan.
Pemimpin juga harus siap mempertanggungjawabkan setiap keputusan, termasuk ketika keputusan tersebut diuji melalui lembaga peradilan.
“Pemimpin yang baik bukan hanya berani mengambil keputusan, tetapi juga berani mempertanggungjawabkan setiap keputusan dan menghormati proses serta putusan hukum yang berlaku,” ujarnya.


