Pasar murah ini melayani penukaran 2.000 kupon dengan harga Rp 7.500 per kupon. Setiap kupon dapat ditukar dengan 2 liter beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.
Ibu Ratna, salah satu warga, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini.
“Bapak Ahmad Ali itu orang baik. Kami sering merasakan bantuannya, dan hari ini relawannya kembali membantu kami,” ungkapnya.
Respon positif seperti ini menguatkan citra Ahmad Ali sebagai figur yang peduli masyarakat Sulteng.
Pendeta Via Tangkerahi, koordinator Relasi wilayah Poso, menyoroti pentingnya kerja sama pemuda gereja dalam menyukseskan acara ini.
“Meski persiapan hanya dua hari, berkat kolaborasi para pendeta dan pemuda jemaat, acara ini berjalan lancar,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut untuk meringankan beban masyarakat.
