“Pak Prabowo sangat tegas dalam mengambil keputusan ini. Ia melihat potensi yang saya miliki untuk membantu Sulteng maju bersama Kak Ahmad Ali,” ujarnya.
Penunjukan ini diresmikan setelah komunikasi intensif antara Gerindra dan NasDem.
Ahmad Ali, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu tokoh utama di Partai NasDem, dinilai sebagai pasangan yang ideal dengan Abdul Karim Aljufri untuk menciptakan kolaborasi lintas partai yang solid di Pilgub mendatang.
Baca Juga ; Restu Prabowo Jadi Kunci Sukses | Ahmad Ali Bangun Sulteng dari Desa, Strategi Jitu Pacu Ekonomi Daerah !
Dalam wawancara tersebut, Abdul Karim Aljufri juga menceritakan pengalaman pribadinya saat kabar penunjukan ini sampai kepadanya.
“Waktu Lebaran, saya sedang menunggu untuk masuk masjid. Tiba-tiba saya ditegur, ‘Kamu katanya diajak jadi wakil gubernur ya?’. Saya sangat terkejut saat itu karena memang belum sempat melapor secara resmi,” ungkap Aljufri sambil tersenyum.
Setelah pertemuan tersebut, komunikasi intensif terus berlangsung. Pada malam kedua setelah Lebaran, Abdul Karim Aljufri menerima pesan dari Dasco, salah satu pimpinan Partai Gerindra, yang kemudian mengonfirmasi bahwa keputusan Prabowo sudah final.
“Saya ingat waktu itu Dasco menanyakan keberadaan saya. Saat itu saya berada di Bekasi. Esok harinya, saya menemui beliau untuk mendapatkan kepastian, dan akhirnya saya diberitahu bahwa Bapak sudah memberikan lampu hijau,” lanjutnya.
