Tolitoli – Proyek pembangunan pelebaran jalan poros yang menghubungkan dua Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai anggaran mencapai puluhan miliar lebih itu kini menjadi berantakan. Padahal proyek yang diambil dari mata anggaran APBN TA 2015 lalu terhitung baru berumur 1 tahun lebih.
Disepanjang ruas badan jalan yang menghubungkan dua daerah yakni Kabupaten Buol dan Tolitoli itu terdapat banyak kerusakan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Seperti peristiwa kecelakaan yang terjadi di jalan poros Laulalang – Lingadan belum lama ini.
Berdasarkan sejumlah informasi menyebutkan jika seorang pengendra motor yang melintasi jalan tersebut menjadi korban kecelakaan tunggal akibat melintasi dengan kondisi jalan yang rusak meskipun ruas jalan itu belum lama dikerjakan.
