“Belum lama ini ada yang jatuh lewat jalan disini, karna jalanya rusak sehingga dia terjatuh”. Singkatnya seorang warga setempat sambil berlalu.
Hasil pantauan trilogi.co dilapangan menemukan sejumlah titik ruas jalan disepanjang itu banyak yang rusak, berlubang, dan tumpukan material bekas longsoran yang berserakan disepanjang badan jalan yang menjadi area proyek yang dikerjakan oleh PT TMJ tidak dibersihkan. Meskipun dana pemeliharaan sebesar 5% dari pagu anggaran untuk perbaikan dan pembersihan lokasi bekas proyek, itu tidak diindahkan oleh pihak rekanan dari PT TMJ.
Selain dari hasil pekerjaan jalan yang menghubungkan dua Kabupaten di Sulawesi Tengah itu, baru berusia setahun lebih. Anehnya pekerjaanya yang menggunakan anggaran puluhan miliar sangat berantakan. Banyak yang menduga jika dalam proses pelaksanaanya, pihak rekanan diduga banyak menyalahi bestek sehingga menyebabkan kwalitas hasil pekerjaan tersebut menjadi buruk.
