Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Bukan Cuma Beras, Sigi Bidik “Emas Baru” dari Singkong untuk Bioetanol

SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai mendorong pengembangan singkong sebagai komoditas pertanian yang memiliki nilai tambah.

Tak hanya dijual sebagai hasil panen, singkong disiapkan untuk mendukung kebutuhan bahan baku bioetanol.

Gagasan tersebut disampaikan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat menghadiri penanaman padi perdana di lokasi Cetak Sawah Rakyat 2026, Desa Olu, Kecamatan Lindu, Minggu (4/10/2026).

BACA JUGA : Bukan Cuma Panen, Anwar Hafid Bawa ‘Resep’ China ke Walatana

Rizal Intjenae mengatakan pengembangan pertanian di Sigi tidak boleh berhenti pada peningkatan produksi komoditas.

Pemerintah daerah ingin hasil pertanian masyarakat masuk ke tahap pengolahan sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.

“Kenapa saya kasih masuk singkong? Karena saya ingin hasil tanam masyarakat tidak hanya dijual apa adanya, tetapi memiliki nilai tambah dan bisa menjadi bahan baku bioetanol,” kata Rizal.

Menurut dia, pengembangan singkong tersebut menjadi bagian dari arah pembangunan sektor pertanian Sigi yang tidak hanya berorientasi pada ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang hilirisasi.

Dengan konsep tersebut, singkong Sigi berpotensi ditempatkan bukan sekadar sebagai komoditas pangan, tetapi sebagai bahan baku industri berbasis energi.

Rizal juga menyampaikan bahwa Pemkab Sigi telah mengusulkan pengembangan lahan jagung hingga sekitar 20 ribu hektare.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : Ekspor Durian Sulteng Jadi Senjata Baru Anwar Hafid | China Siap-Siap “Mabuk...