Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Bukan Cuma Beras, Sigi Bidik “Emas Baru” dari Singkong untuk Bioetanol

Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai ekonomi pertanian.

Rizal meminta penyuluh pertanian, camat, kepala desa dan kelompok tani ikut mengawal program hingga tingkat lapangan.

“Saya hanya punya kebijakan, tetapi secara teknis Bapak dan Ibu PPL yang bekerja. Tidak mungkin saya kerja sendiri,” katanya.

Pengembangan singkong sebagai bahan baku bioetanol menjadi salah satu upaya mempertemukan sektor pertanian dengan sektor energi.

Bagi Sigi, pengembangan tersebut membuka peluang agar komoditas lokal tidak berhenti sebagai produk primer.

Jika ekosistem pengolahan dapat dibangun, singkong berpotensi menjadi bagian dari rantai nilai baru yang menghubungkan petani dengan industri pengolahan dan energi.

Namun, rencana tersebut masih membutuhkan dukungan dari sisi teknologi, pasar, infrastruktur pengolahan serta kepastian penyerapan hasil produksi.

Rizal berharap perubahan pola pikir tersebut dapat mendorong pertanian menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

“Kalau ini berhasil, saya yakin Menteri Pertanian bisa datang ke sini. Kita harus memberikan bukti bahwa Lindu mampu menjadi kawasan pertanian yang produktif,” pungkasnya.