TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

KEK Palu Ketiban Durian Runtuh, Investasi Rp30 T Bangun Pabrik Baterai

PALU – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu kembali menjadi sorotan setelah masuknya investasi jumbo senilai US$1,75 miliar atau setara lebih dari Rp30 triliun untuk pengembangan proyek Battery Energy Storage System (BESS) dan gigafactory baterai di Sulawesi Tengah.

Investasi KEK Palu tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Bangun Palu Sulawesi Tengah dan Aslan Energy Capital (AEC) di Hotel Four Seasons Jakarta, Senin (11/5).

Masuknya investasi baru ini memperkuat posisi KEK Palu sebagai pusat hilirisasi nikel Indonesia dan pengembangan industri energi bersih di kawasan Indonesia Timur.

Didukung cadangan nikel melimpah serta konektivitas langsung dengan Pelabuhan Pantoloan, KEK Palu dinilai strategis untuk mendukung rantai pasok industri baterai global.

Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, mengatakan pemerintah optimistis investasi di sektor energi dan teknologi penyimpanan energi akan meningkatkan daya saing KEK Palu sekaligus menciptakan multiplier effect terhadap ekonomi daerah maupun nasional.

Proyek tersebut menjadi langkah awal pembangunan Gigafactory BESS Indonesia dan ekosistem industri energi bersih berbasis nikel.

Fasilitas ini akan mendukung pengembangan industri baterai kendaraan listrik sekaligus memperkuat rantai pasok energi bersih nasional.

Pada tahap awal, fasilitas pabrik baterai Palu ditargetkan memiliki kapasitas produksi sekitar 8 GWh per tahun.

Halaman Selanjutnya :Kapasitas tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 12 hingga 15 GWh pada fase ekspansi...