TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Rusdi Mastura & Irwan Lapatta Dalam Jejak Pengabdian

Rusdi Mastura & Irwan Lapatta Dalam Jejak Pengabdian

Sosok Rusdy Mastura yang selalu dirindukan oleh semua kalangan di Sulawesi Tengah karena kehangatannya menyambut setiap orang yang Ia temui. Ia berpenampilan sederhana bahkan terkesan acak – acakan tetapi Ia tulus dan ikhlas berkomunikasi dengan siapa pun.

Ia tampil otentik berhadapan dengan semua orang, Ia terkadang tersenyum, terlihat garang jika di debat, bernafsu menjelaskan sesuatu jika diyakininya benar, tetapi Ia selalu menutup percakapannya dengan meminta maaf kepada siapa pun.

Oleh : Ridwan Andi Usman | Ketua Umum HMI Palu Periode 2004-2006

Sosoknya yang tak terlupakan, karena menjelaskan sesuatu dengan gerak – gerik yang khas. Terkadang gerak gerik atau bahasa tubuhnya mendahului ucapannya. Dibalik senyumnya yang khas, Ia adalah sosok yang sangat sedikit bicara tentang kepentingan pribadi dan keluarganya. Ia selalu bercakap tentang Sulawesi Tengah yang maju secara ekonomi dan kebudayaan. Visinya yang besar itu, membuatnya selalu berusaha menghimpun dan menginventarisasi potensi fisikal yang dimiliki provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga : Sinyal ‘Head to Head’ | Duel Wosu di Politik Sulteng 2024 !

Dengan visinya yang besar itu, banyak kalangan minilai, bahwa Rusdy Mastura terlalu berangan – angan dan mengawan – awan memaparkan visinya. Ia memang tidak metodologis seperti kaum akademisi memaparkan proses transformasi dari potensi SDA menjadi peluang peningkatan kualitas hidup dan pembangunan manusia. Ia kerap menyampaikan data, kemudian dejelaskan proses transformasinya berdasarkan pengalamannya yang panjang dipemerintahan maupun di legelatif. Terkesan sederhana, tidak metodis teoritik tetapi sangat masuk akal.

Menyadari dirinya yang tidak sempat mengenyam pendidikan formal yang tinggi, layaknya politisi – politisi yang dapat memamer gelar bermacam – macam. Ia justru menyukai berdiskusi dengan kalangan intelektual dan kelompok – kelompok kritis seperti para pakar (akademisi), mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Saking menyukainya diskusi, Ia kerap membatu membiayai pagelaran – pagelaran diskusi. Karena, karakternya itulah, Ia dekat dengan semua kalangan. Jabatan yang melekat di pundaknya tak membuatnya berjarak dengan siapa pun.

Ia tidak punya gelar dalam pendidikan formal, tetapi memiliki pengalaman dalam dinamika kehidupan kampus dan perjuangan pemuda dalam penegakkan nasionalisme. Pengalaman itu, Ia peroleh ketika menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia ( UI ) Jakarta. Ia tidak sempat menyelesaikan studynya karena keaktifannya dikegiatan luar kampus dan hobbynya sebagai pemain sepak bola. Sedikit pengalaman itu, tetapi menurutnya sangatlah berarti dalam menapaki dunia politik praktis.

Baca Juga : Intrik & Strategi | Menebak Arah Politik Golkar di Pilgub Sulteng 2024 !

Halaman Selanjutnya :Baca Juga : Politikus Partai Demokrat Anwar Hafid Melejit | Dukungan Publik Meluas, Golkar Siap...