Ia mengkritik pola pikir yang terfragmentasi di antara pemimpin daerah, seperti memisahkan isu kelautan dan pegunungan tanpa koordinasi.
Menurutnya, pendekatan semacam itu hanya akan menghambat integrasi pembangunan.
Ahmad Ali menawarkan solusi sederhana namun bermakna: membangun dialog yang intens dan kolaborasi berkelanjutan antara gubernur dan kepala daerah lain.
Dengan strategi ini, ia yakin Sulawesi Tengah bisa menjadi provinsi yang maju, utuh, dan terintegrasi.
“Saya percaya siapa pun yang memimpin Sulawesi Tengah, mereka memiliki niat baik. Namun, tanpa strategi yang jelas, niat saja tidak cukup untuk memajukan daerah ini,” pungkasnya.
Visi strategis Ahmad Ali untuk Sulteng menjadi harapan baru bagi masyarakat. Dengan pendekatan sinergis dan koneksi yang kuat ke pusat, ia berjanji akan membawa perubahan nyata untuk masa depan provinsi ini.
