“Ini bukan sekadar retorika, tetapi strategi konkret untuk memaksimalkan potensi daerah,” tegasnya.
Ahmad Ali memandang peran gubernur sebagai integrator pembangunan di Sulawesi Tengah.
Ia menolak adanya dikotomi antara gubernur dan bupati atau wali kota. “Gubernur dan bupati harus bersinergi, bukan saling berseberangan. Kita harus bersama-sama merancang masa depan Sulawesi Tengah,” paparnya.
Politisi yang menggandeng Abdul Karim Aljufri sebagai calon wakil gubernurnya ini juga menyatakan pentingnya komunikasi intensif antar pemimpin daerah.
Ia menyadari bahwa koordinasi bukan hal yang mudah, tetapi menurutnya, tanpa komunikasi yang aktif, pembangunan akan terhambat.
“Pendekatan personal dan profesional adalah kunci keberhasilan dalam memimpin,” imbuh Ahmad Ali.
