Pembelajaran yang saya nilai bisa jadi contoh baik, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para SDM di daerah ini adalah proses transformasi yang dilakukan oleh sebuah LSM Internasional asal Negeri Sakura yaitu JICA, Japan International Council Agency
Pascabencana gempa, tsunami dan liquafaksi, di Sulawesi Tengah 28 September 2018, JICA memberi contoh transformasi ketrampilan melalui program livelihood atau penghidupan masyarakat dengan lokus kota Palu, kabupaten Sigi dan Donggala.
Di kota Palu fokus kepada UMKM yang berprofesi sebagai penjaja kuliner dan pengrajin tembikar. Di Sigi kepada tukang kayu dan batu, dan di kabupaten Donggala adalah kepada nelayan yang menangkap ikan teri.
Salah satu hal yang menarik dari program JICA adalah prosesnya. Diawali dengan identifikasi terkait dengan kondisi target termasuk karakter dan aspek sosial lainnya. Diskusi menjaring keinginan target hingga menetapkan program dan kegiatan.
Partisipasi masyarakat didorong berpendapat, untuk menjadi bahan pertimbangan dalam transformasi inovasi dan teknologi yang akan diterapkan, sehingga masyarakat timbul rasa memiliki yang kuat, termasuk misalnya diajarkan cara yang benar membuat perahu dan mengolah hasil tangkapan teri.
Program pemberdayaan itu mulai identifikasi sampai dengan evaluasi berlangsung antara 1 hingga 1.5 tahun. Dan outputnya memberi hasil yang signifikan. Saat ini bisa ditemukan sejumlah hasil kerja itu, diantaranya tukang kayu maupun batu eks binaan JICA dengan mutu kerja yang memuaskan .
Dari pembelajaran ini dapat diambil manfaat bahwa format program/kegiatan transformasi yang ada di setiap OPD kiranyanya dilakukan reorientasi. Di mulai perencanaan, pendampingan dan evaluasi. Target
telah berbasis outcome, tidak lagi berbasis output yang selama ini mewarnai program dan kegiatan di OPD.
Pilkada di tahun 2020 yang telah memilih Gubernur, para Bupati dan Walikota, menjadi momentum untuk melakukan reorientasi program dan kegiatan. Dampak dari bencana multi dampak 28 September 2018 dan Pandemic Covid-19 menuntut reorientasi itu , ditambah dengan harapan Bonus Demografi 2030 dan Indonesia Maju di tahun 2045. SEMOGA.
