Bukan berarti PSI telah menggeser basis pemilih Demokrat secara langsung.
Namun, elektabilitas PSI di atas Demokrat menunjukkan adanya kompetisi baru yang patut diperhatikan menjelang pertarungan politik nasional 2029.
Terlebih, PSI masih tergolong partai yang relatif lebih muda dibandingkan Demokrat, yang telah lama menjadi salah satu kekuatan politik nasional.
Persaingan PSI tidak berhenti pada Demokrat. Dengan elektabilitas 4,3%, PSI mulai mendekati PKS yang berada di angka 5,5%.
Selisih 1,2 poin persentase membuat PKS menjadi salah satu partai yang secara angka mulai berada dalam jangkauan PSI.
Namun, data survei tersebut belum dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa PSI telah mengambil posisi PKS.
Sebaliknya, angka tersebut menunjukkan betapa cairnya persaingan partai politik menjelang survei Pemilu 2029 yang lebih dekat dengan masa pemungutan suara.
Faktor paling penting dalam hasil survei LKPI Oktober 2026 justru berada di luar angka elektabilitas masing-masing partai.
Sebanyak 22,5% responden tidak memberikan jawaban ketika ditanya mengenai pilihan partai politik.
Peneliti LKPI, Irwan Ardiansyah, mengatakan angka tersebut menunjukkan peta dukungan menuju Pemilu 2029 masih sangat mungkin berubah.


