JAKARTA – Peta survei elektabilitas partai 2026 mulai memperlihatkan persaingan yang semakin menarik menuju Pemilu 2029.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sebelumnya lebih sering ditempatkan sebagai partai kecil kini mulai menempel sejumlah partai yang lebih dulu memiliki sejarah panjang di panggung politik nasional.
Berdasarkan survei LKPI terbaru, PSI mencatat elektabilitas 4,3%. Angka tersebut berada sedikit di atas Partai Demokrat yang memperoleh 4,1%.
Posisi PSI juga sejajar dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang sama-sama mencatat elektabilitas 4,3%.
Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih berada di atas PSI dengan elektabilitas 5,5%. Namun selisihnya hanya 1,2 poin persentase.
Angka tersebut membuat persaingan di papan tengah menjadi menarik. PSI mulai berada dalam jarak yang relatif dekat dengan partai-partai yang selama ini lebih dahulu memiliki basis politik nasional.
Dalam survei partai politik terbaru tersebut, posisi teratas masih ditempati partai besar.
Gerindra mencatat elektabilitas 17,3%, disusul PDI-P dengan 16,8%. Berikutnya ada NasDem sebesar 7,3%, PKB 6,2%, Golkar 6,1%, serta PKS 5,5%.
Setelah itu, PAN dan PSI sama-sama memperoleh 4,3%, sedangkan Demokrat berada di angka 4,1%.
Jika angka tersebut dibaca sebagai gambaran awal menuju Pemilu 2029, posisi PSI menjadi menarik karena partai tersebut sudah berada di atas Demokrat dalam survei.


